Mahasiswa Papua Ikut Diklat Jurnalistik di LPJB

Minggu, Mei 02, 2010

Sembilan mahasiswa asal Papua yang sedang studi di Yogyakarta dan Salatiga mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) jurnalistik bersama lembaga pelatihan jurnalisti BERNAS Yogyakarta (LPJB) Harian bernas Yogyakarta, sejak 4 Januari hingga 18 Februari 2010. Ini merupakan kelompok khusus dari Papua. Sebelumnya, memang sudah ada mahasiswa Papua di Yogyakarta yang perna belajar di LPJB. Namun masih bersifat individual. Diharapkan ke depan akan ada kelompok lain dari Papua yang belajar jurnalistik di lembaga ini.

Pelatihan klasikal teori jurnalistik dilaksanakan di ruang kuliah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sanata Dharma (USD) Yogyakarta, tanggal 4 -9 Januari 2010. Selanjutnya, mulai 11 Januari -18 Februari 2010 menjalani magang wartawan di harian BERNAS Yogyakarta.

Pemrakarsa pelatian ini adalah Yulius Pekei (mahasiswa prodi PBSID, FKIP,USD Yogyakarta) dan Yanuarius You ( mahasiswa pascasarjana psikologi Universitas Gajah Mada Yogyakarta) yang menghubungi pimpinan LPJB untuk meminta pendampingan dalam belajar jurnalistik.

Mahasiswa S2 Fakultas Ekonomi UGM, A. Gerald Bidana misalnya, dia mengikuti program ini untuk mengembangkan potensi diri dan lebih jauh dapat menuliskan realitas kehidupan masyarakat Papua yang perlu dipublikasikan agar orang lain mengetahui apa saja yang dimiliki dan dialami orang Papua. Setelah menjalani pendidikan di Jawa saya menyadari bahwa menulis akan suatu ide dapat membantu orang keluar dari kebodohan akan pengetahuan diri, lingkungan dan perkembangan iptek. Bahkan keluar dari tekanan mental atau menyehatkan jiwa diri. Jadi menulis itu membebaskan orang. (Yulius Pekai).

1 komentar:

Thea mengatakan...

salut buat pemrakarsa pelatihan jurnalistik ini. semoga proses ini diikuti dengan baik.
mudah-mudahan mendapat hasil yang maksimal.

Posting Komentar

Mendukung Gerakan "One People, One Book, One Heart for Papua" yang di Lakukan oleh LPP. Kami kumpulkan buku baru dan bekas untuk bangun perpustakaan di Papua. Di Jakarta dan sekitarnya hubungi Johanes Supriyono, email:
Terima Kasih Atas Kunjungan Anda
 
 
 

Visitors

Pengikut