Lembaga Kajian dan Komunitas Penulisan yang tergabung dalam Intan of Cultural Research Centre DI Yogyakarta-Jawa Tengah bekerja sama dengan PPWI, Depkominfo BEM Rema UNY, dan Transform Institute UNY, Minggu, 17 Mei 2009, menggelar "Diklat Jurnalistik Intensif 2009" di Gedung Student Centre UNY (pukul 08.00-16.00).
Diklat diselenggarakan sebagai komitmen ICRC dalam memperjuangkan hak publik dalam menyampaikan ide kritis, unek-unek, suara wacana, serta agar bisa menjadi penulis populer dan jurnalis tanpa meninggalkan profesi lama. Diklat jurnalistik ini diperuntukkan bagi kalangan umum (mahasiswa/pelajar, guru, dosen, PNS, penulis, staf humas, staf TU, pewarta warga, pensiunan, polisi, tentara, karyawan, petani, pedagang, tukang becak, dan beragam profesi lain) tanpa membedakan SARA.
Berbeda dengan model diklat jurnalistik lainnya, direncanakan ada tujuh pembicara (sejumlah pemimpin redaksi surat kabar dan tabloid, dosen, novelis, penyair, kolomnis, dan penulis senior). Mereka di antaranya Octo Lampito (Pimred KR dan Ketua PWI DIY), YB Margantoro (Redaktur Bernas Jogja), Wilson Lalengke (Pimred Explorer Indonesia), Sutirman EW (Pimred Malioboro Express), Achmad Munif (novelis), Mustofa W Hasyim (penyair), dan Supadiyanto (Kolumnis, Redaktur HOKI).
Seluruh peserta bakal mendapatkan multifasilitas berupa makalah, co-card, dan koran, sertifikat, makan siang, snack, door prize buku jurnalistik, serta layanan konsultasi terkait dunia jurnalistik dan kepenulisan.
Bagi yang berminat bisa mendaftar di front office Kopma UNY (0274) 584134; Warpostel Kopma UIN Sunan Kalijaga (0274) 554779; serta Warpostel Kopma UGM (0274) 519943 mulai 25 April-16 Mei 2009 (jam kerja). Informasi lebih lanjut bisa menghubungi 085868391622 (Ata) dan atau 08179447204 (Intan). Sulis Styawan Koordinator Panitia Diklat Jurnalistik.
--------------------------------------------------
Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/27/11483942/Surat.Pembaca
- Diklat Jurnalistik Intensif 2009
Diklat diselenggarakan sebagai komitmen ICRC dalam memperjuangkan hak publik dalam menyampaikan ide kritis, unek-unek, suara wacana, serta agar bisa menjadi penulis populer dan jurnalis tanpa meninggalkan profesi lama. Diklat jurnalistik ini diperuntukkan bagi kalangan umum (mahasiswa/pelajar, guru, dosen, PNS, penulis, staf humas, staf TU, pewarta warga, pensiunan, polisi, tentara, karyawan, petani, pedagang, tukang becak, dan beragam profesi lain) tanpa membedakan SARA.
Berbeda dengan model diklat jurnalistik lainnya, direncanakan ada tujuh pembicara (sejumlah pemimpin redaksi surat kabar dan tabloid, dosen, novelis, penyair, kolomnis, dan penulis senior). Mereka di antaranya Octo Lampito (Pimred KR dan Ketua PWI DIY), YB Margantoro (Redaktur Bernas Jogja), Wilson Lalengke (Pimred Explorer Indonesia), Sutirman EW (Pimred Malioboro Express), Achmad Munif (novelis), Mustofa W Hasyim (penyair), dan Supadiyanto (Kolumnis, Redaktur HOKI).
Seluruh peserta bakal mendapatkan multifasilitas berupa makalah, co-card, dan koran, sertifikat, makan siang, snack, door prize buku jurnalistik, serta layanan konsultasi terkait dunia jurnalistik dan kepenulisan.
Bagi yang berminat bisa mendaftar di front office Kopma UNY (0274) 584134; Warpostel Kopma UIN Sunan Kalijaga (0274) 554779; serta Warpostel Kopma UGM (0274) 519943 mulai 25 April-16 Mei 2009 (jam kerja). Informasi lebih lanjut bisa menghubungi 085868391622 (Ata) dan atau 08179447204 (Intan). Sulis Styawan Koordinator Panitia Diklat Jurnalistik.
--------------------------------------------------
Sumber: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/27/11483942/Surat.Pembaca

